Persis Bantai PSCS dan Aksi Pasoepati di Laga Persis Solo vs PSCS
Cilacap
Suka cita nan riang gembira seakan-akan sudah meraih scudetonya indonesia terjadi di tribun Pasoepati manakala tim Samber Nyawa Persis Solo
meraup kemenangan heboh nan fantastis lima gol tanpa balas dari tamunya PSCS Cilacap.
Kemenangan besar Persis pun disambut begitu sangat meriah dan penuh haru. Lima
gol tanpa balas ke gawang PSCS merupakan rekor kemenangan terbesar bagi Persis
di musim ini. Ini seolah menjadi lanjutan euforia Pasoepati setelah pada pekan
sebelumnya Pasoepati juga berpesta di tempat yang sama.
Tim Persis Solo
berhasil merebut tiga poin dengan membantai PSCS Cilacap tanpa balas 5-0
pada laga lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia
Sportindo (LPIS) di Stadion Manahan Solo, Jateng, Sabtu petang.
Pertandingan tuan rumah Persis melawan PSCS yang disaksikan sekitar
10 ribu penonton pendukung kedua kesebelasan memadati Stadion Manahan,
berjalan seru dan menarik.
Tim tuan rumah pada babak pertama berhasil menguasai permainan.
Affan Lubis dan kawan-kawan berhasil menekan pertahanan lawan, sehingga
serangan bertubi-tubi sering dilancarkan tim yang dijuluki Laskar
Sambernyawa itu.
Bahkan, pemain depan Persis Fernando Soler dan Feryanto sering
mendapatkan peluang untuk mencetak gol bagi timnya ke gawang lawan.
Persis mendapat peluang emas membuahkan gol melalui sundulan kepala
yang dilakukan oleh Michael Ndubuisi pada menit 34. Gol Persis serawal
dari sepak pojok yang dilakukan oleh Javier Roca kemudian dimanfaatkan
dengan baik oleh Ndubuisi, sehingga merubah kedudukan menjadi 1-0.
Persis kembali penambah gol melalui tendangan pinalti yang
dilakukan oleh Javier Roca pada menit 37, setelah fernando Soler
dijatuhkan salah satu pemain bekalang PSCS, sehingga kedudukan menjadi
2-0.
Persis yang unggul dua gol tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persis yang unggul dua gol tersebut justru
menambah kekuatan dengan dimasukan pemain depan Ilham Hasan yang
menggantikan Feriyanto.
Persis yang diasuh pelatih Junaidi melakukan tekanan dan serangan
bertubi-tubi. Kiper PSCS Handoko harus jatuh bangun untuk menyelamankan
serangan tuan rumah.
Persis kembali menambah gol terjadi pada menit 64 melalui tendangan
Ilham Hasan. Gol tuan rumah itu berawal dari umpan trobosan yang
dilakukan oleh Javier ke depan. Ilham yang berdiri bebas langsung
melakukan tendangan ke arah gawang, tetapi tidak mampu diantisipasi
kiper Handoko, sehingga 3-0 untu Persis.
Persis yang sudah unggul tiga gol atas PSCS kelihatan tidak puas,
Affan dan kawan-kawan tetap melakukan pressing ketat, sehingga membuat
pertahanan PSCS harus berjibaku menyelamatkan gawangnya.
Persis kembali menambah gol pada menit 81 melalui kaki pemain asal
Argentina Fernando Soler, setelah berhasil lolos dari jebakan off side
dan berhadapan dengan kiper Handoko. Soler sekali sontekan merobek
gawang PSCS menjadi 4-0.
Pemain pengganti Ilham Hasan kembali membekukan kemenangan Persis
menjadi 5-0 pada menit 87, setelah pemain bernomor punggung 27 itu
berhasil memanfaatkan umpan silang yang dilakukan oleh Fernando Soler.
Sebaliknya, PSCS pada babak kedua sebetulnya mendapat peluang emas
pada menit 71 melalui tendangan bola mati yang dilakukan Taryono.
Tetapi, bolanya mampu ditepis kiper Persis Sandi Firmansyah, sehingga
hanya menghasilkan sepak pojok bagi PSCS.
Pertandingan Persis melawan PSCS kedudukan tetap bertahan 5-0,
setelah wasit yang memimpin pertandingan Sukriwiyanto meniup peluit
panjang tanda babak kedua berakhir. Wasit juga mengeluarkan tujuh kartu
kuning, untuk Handoko, Nanang, Ferri (PSCS) dan Ariyuganda, Affan
Lubis, Feryanto, Fernando Soler (Persis).
Seperti
apa kemeriahan Pasoepati dan Lanusmanis kemarin sore di stadion Manahan?
Berikut kami sajikan beberapa rekaman foto yang menggambarkan euforia kemarin
sore. Selamat menikmati sajian kami.
 |
| Sujud
syukur dari dirigen Sigit Omponx menyambut gol pembuka dari Ndubuisi. |
 |
| Aksi
Pasoepati di tribun timur. |
 |
Merah,
merah dan merah.
|
 |
| Solokarta
1923. Satu wanita diantara kerumuanan beberapa pria. |
 |
| Atraktif,
lambaian gerak tangan Pasoepati di tribun utara. |
 |
| Laskar
Nusakambangan : “Happy Birthday Pasoepati Solo.” Thanks, sedulur! |
 |
| Penuh
asap dan menyala merah di tribun utara. |
 |
| Lanus
korwil Banyumas, selamat datang di Solo. |
 |
Salah
satu kemeriahan di salah satu sudut di tribun selatan.
|
 |
| Srikandi
Pasoepati berikan kue ulang tahun untuk Fernando Soler. |
 |
| Ada
pocong ala laskar Nusakambangan di tribun timur. |
 |
| Tribun
selatan eksis unjuk diri. |
 |
Wow..
tribun selatan ada tiga komando dirigen Pasoepati.
|
 |
| Badut
Cilacap? Salah satu aksi loyalis Lanus untuk PSCS. |
 |
| Persis
Solo sampai mati, janji Pasoepati di tribun selatan. |
 |
Burning
Our Tribune, janji Pasoepati di tribun utara.
|
 |
Kemeriahan
menyambut hasil pertandingan Persis Solo.
|
 |
| Pesan
cinta dari Pasoepati Amoeba untuk Soler dan bang Jun. |
 |
Dukungan
untuk Javier Roca, masih dari tribun selatan.
|
 |
| “Happy
B’Day Soler,” pesan tanda cinta dari Pasoepati di pojok tribun selatan. |
 |
Kobarkan
semangat untuk Persis Solo.
|
hidup pasoepati hidup persis solo,,,semoga selalu menang dan tak terkalahkan,,jaga konsistensi selalu,,,,chayo persis solo,,semangat
BalasHapus